Hacker 50

50 Peretas Paling Berpengaruh yang Mengubah Dunia Digital

Dunia digital telah menyaksikan munculnya peretas yang sangat terampil dan berpengaruh yang telah membentuk lanskap teknologi dan keamanan siber. Dari pelopor awal hingga peretas topi putih modern, individu-individu ini telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan di dunia kita.

Berikut adalah 50 peretas paling berpengaruh yang telah mengubah dunia digital:

1. Kevin Mitnick

  • Peretas terkenal yang meretas jaringan komputer besar dan mencuri data sensitif.
  • Menjalani hukuman penjara selama lima tahun, tetapi sekarang menjadi konsultan keamanan siber terkemuka.

2. Adrian Lamo

  • Peretas topi putih yang meretas situs web New York Times dan Microsoft.
  • Membantu FBI menangkap Bradley Manning, yang membocorkan dokumen rahasia militer.

3. George Hotz

  • Peretas yang meretas konsol game PlayStation 3 dan iPhone.
  • Mendirikan perusahaan perangkat lunak dan sekarang bekerja di bidang kecerdasan buatan.

4. Kim Dotcom

  • Pendiri Megaupload, situs berbagi file yang ditutup oleh pemerintah AS.
  • Dituduh melakukan pelanggaran hak cipta, tetapi terus menjadi tokoh kontroversial di dunia digital.

5. Anonymous

  • Kelompok peretas aktivis yang melakukan serangan siber terhadap pemerintah dan perusahaan.
  • Terkenal dengan serangan terhadap situs web Scientology dan PayPal.

6. Edward Snowden

  • Mantan kontraktor NSA yang membocorkan dokumen rahasia tentang program pengawasan pemerintah.
  • Mencari suaka di Rusia dan menjadi simbol perlawanan terhadap pengawasan massal.

7. Julian Assange

  • Pendiri WikiLeaks, situs web yang menerbitkan dokumen rahasia yang dibocorkan.
  • Dituduh melakukan kejahatan seksual dan menghadapi ekstradisi ke AS.

8. Aaron Swartz

  • Aktivis internet yang meretas JSTOR, database akademis.
  • Melakukan bunuh diri pada tahun 2013 setelah didakwa dengan kejahatan komputer.

9. Gary McKinnon

  • Peretas Skotlandia yang meretas jaringan komputer militer AS.
  • Menghadapi ekstradisi ke AS, tetapi kasusnya akhirnya dibatalkan.

10. Matthew Bevan

  • Peretas topi putih yang meretas situs web NASA dan Departemen Pertahanan AS.
  • Mendirikan perusahaan keamanan siber dan sekarang bekerja sebagai konsultan.

11. Michael Calce

  • Peretas Kanada yang meretas situs web besar, termasuk Yahoo dan Amazon.
  • Dikenal sebagai "MafiaBoy" dan menjalani hukuman penjara selama delapan bulan.

12. Kevin Poulsen

  • Peretas yang meretas jaringan telepon dan memenangkan mobil Porsche dalam kontes radio.
  • Sekarang menjadi jurnalis investigasi dan penulis.

13. David L. Smith

  • Peretas yang meretas sistem komputer BellSouth dan mencuri data pelanggan.
  • Menjalani hukuman penjara selama 20 tahun dan sekarang menjadi konsultan keamanan siber.

14. Jonathan James

  • Peretas remaja yang meretas NASA dan mencuri perangkat lunak rahasia.
  • Menjalani hukuman penjara selama enam bulan dan sekarang bekerja di bidang keamanan siber.

15. Robert Tappan Morris

  • Pencipta virus komputer pertama, yang dikenal sebagai "Cacing Morris".
  • Menjalani masa percobaan tiga tahun dan sekarang menjadi profesor di MIT.

16. Vladimir Levin

  • Peretas Rusia yang meretas situs web Citibank dan mencuri jutaan dolar.
  • Ditangkap dan diekstradisi ke AS, di mana ia menjalani hukuman penjara selama tiga tahun.

17. Sven Jaschan

  • Peretas Jerman yang meretas situs web NASA dan mencuri data sensitif.
  • Dituduh melakukan spionase dan menghadapi ekstradisi ke AS.

18. Guccifer 2.0

  • Peretas yang meretas server email Partai Demokrat AS selama kampanye presiden tahun 2016.
  • Diduga terkait dengan pemerintah Rusia dan menghadapi dakwaan di AS.

19. Fancy Bear

  • Kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Rusia yang dituduh melakukan serangan siber terhadap organisasi politik dan pemerintah.

20. Lazarus Group

  • Kelompok peretas yang terkait dengan Korea Utara yang dituduh melakukan serangan siber terhadap perusahaan dan pemerintah di seluruh dunia.

21. DarkSide

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware Colonial Pipeline yang melumpuhkan infrastruktur energi AS.

22. REvil

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware Kaseya yang mempengaruhi lebih dari 1.500 perusahaan di seluruh dunia.

23. Conti

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap pemerintah dan perusahaan di seluruh dunia.

24. Ragnar Locker

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

25. LockBit

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

26. BlackMatter

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

27. Egregor

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

28. Ryuk

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

29. DoppelPaymer

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

30. Maze

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

31. NetWalker

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

32. Avaddon

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

33. Babuk

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

34. Sodinokibi

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

35. Dharma

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

36. SamSam

  • Kelompok peretas yang bertanggung jawab atas serangan ransomware terhadap perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

37. WannaCry

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 200.000 komputer di seluruh dunia.

38. NotPetya

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia.

39. Petya

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia.

40. CryptoLocker

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 250.000 komputer di seluruh dunia.

41. Locky

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia.

42. TeslaCrypt

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 200.000 komputer di seluruh dunia.

43. Cerber

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia.

44. Jigsaw

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia.

45. CryptoWall

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia.

46. TorrentLocker

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia.

47. CryptoDefense

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia.

48. CTB-Locker

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia.

49. CryptoShield

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia.

50. Dharma

  • Serangan ransomware global yang mempengaruhi lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia.

Peretas ini telah memainkan peran penting dalam membentuk lanskap digital, baik melalui eksploitasi mereka terhadap kerentanan keamanan maupun melalui kontribusi mereka pada teknologi dan keamanan siber. Mereka terus menjadi kekuatan yang diperhitungkan di dunia digital, dan pengaruh mereka kemungkinan akan berlanjut selama bertahun-tahun yang akan datang.

FAQs (Pertanyaan yang Sering Diajukan) tentang Hacker

1. Apa itu hacker?

Hacker adalah individu yang memiliki keterampilan dan pengetahuan teknis yang mendalam dalam bidang komputer dan keamanan siber. Mereka dapat menggunakan keterampilan ini untuk mengakses sistem komputer, jaringan, atau data secara tidak sah untuk berbagai tujuan.

2. Apa perbedaan antara hacker dan cracker?

Hacker biasanya merujuk pada individu yang menggunakan keterampilan mereka untuk tujuan positif, seperti menguji keamanan sistem atau menemukan kerentanan. Cracker, di sisi lain, adalah individu yang menggunakan keterampilan mereka untuk tujuan jahat, seperti mencuri data atau merusak sistem.

3. Apa saja jenis-jenis hacker?

Ada banyak jenis hacker, termasuk:

  • Hacker topi putih: Menggunakan keterampilan mereka untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan keamanan.
  • Hacker topi hitam: Menggunakan keterampilan mereka untuk tujuan jahat, seperti mencuri data atau merusak sistem.
  • Hacker topi abu-abu: Menggunakan keterampilan mereka untuk tujuan yang tidak jelas, baik untuk tujuan positif maupun negatif.
  • Hacker negara: Didukung oleh pemerintah atau organisasi intelijen untuk melakukan operasi dunia maya.
  • Skript kiddie: Individu yang menggunakan alat yang dibuat oleh orang lain untuk melakukan serangan siber.

4. Apa saja motivasi hacker?

Motivasi hacker bervariasi, termasuk:

  • Keingintahuan dan tantangan
  • Keinginan untuk membuktikan diri
  • Keinginan untuk mendapatkan keuntungan finansial
  • Keinginan untuk membuat perubahan politik atau sosial
  • Keinginan untuk merusak atau mengganggu

5. Apa saja dampak dari serangan hacker?

Serangan hacker dapat berdampak signifikan, termasuk:

  • Pencurian data pribadi atau keuangan
  • Kerusakan pada sistem komputer atau jaringan
  • Gangguan pada layanan penting
  • Kerugian finansial
  • Kerusakan reputasi

6. Bagaimana cara melindungi diri dari serangan hacker?

Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk melindungi diri dari serangan hacker, termasuk:

  • Menggunakan kata sandi yang kuat dan unik
  • Menginstal dan memperbarui perangkat lunak antivirus dan anti-malware
  • Berhati-hati saat membuka email atau mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal
  • Mencadangkan data penting secara teratur
  • Menggunakan jaringan pribadi virtual (VPN) saat terhubung ke Wi-Fi publik

Referensi

Buku

  • "The Hacker Playbook 3: Practical Guide to Penetration Testing" oleh Peter Kim
  • "Hacking: The Art of Exploitation" oleh Jon Erickson
  • "The Cuckoo’s Egg: Tracking a Spy Through the Maze of Computer Espionage" oleh Clifford Stoll

Artikel

  • "What Is a Hacker?" oleh Techopedia
  • "The Different Types of Hackers" oleh CSO Online
  • "How to Protect Yourself from Hackers" oleh Consumer Reports

Website

Catatan:

  • Jumlah kata dalam dokumen ini adalah sekitar 1.500 kata.
  • Semua sumber yang dikutip dalam dokumen ini dapat diakses secara online.
Share

You may also like...

Translate ยป