66 Hacker

66 Hacker Paling Terkenal dan Berpengaruh dalam Sejarah

Dunia peretasan dipenuhi dengan individu-individu berbakat yang telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan di lanskap digital. Dari penjahat dunia maya hingga aktivis hak digital, berikut adalah 66 hacker paling terkenal dan berpengaruh sepanjang masa:

1. Kevin Mitnick
Dianggap sebagai salah satu peretas paling terkenal di dunia, Mitnick dikenal karena keterampilannya dalam rekayasa sosial dan peretasan komputer. Dia dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena meretas jaringan komputer perusahaan telepon.

2. Adrian Lamo
Lamo adalah peretas topi putih yang terkenal karena meretas situs web New York Times dan Microsoft. Dia juga membantu FBI menangkap Bradley Manning, yang membocorkan dokumen rahasia ke WikiLeaks.

3. Anonymous
Anonymous adalah kelompok peretas terdesentralisasi yang dikenal karena serangan siber terhadap pemerintah, perusahaan, dan organisasi lain. Mereka mengadvokasi kebebasan berbicara dan privasi online.

4. Julian Assange
Assange adalah pendiri WikiLeaks, sebuah organisasi yang menerbitkan dokumen rahasia yang dibocorkan. Dia menghadapi tuduhan spionase dan pelecehan seksual.

5. Edward Snowden
Snowden adalah mantan kontraktor NSA yang membocorkan program pengawasan rahasia pemerintah AS. Dia saat ini hidup dalam pengasingan di Rusia.

6. Gary McKinnon
McKinnon adalah peretas Inggris yang meretas sistem komputer militer AS. Dia menghadapi ekstradisi ke AS, tetapi kasusnya dibatalkan karena alasan medis.

7. Michael Calce
Calce, juga dikenal sebagai "Mafiaboy," adalah peretas Kanada yang meluncurkan serangan denial-of-service (DoS) terhadap situs web besar, termasuk Yahoo! dan Amazon.

8. Kevin Poulsen
Poulsen adalah peretas yang meretas jaringan telepon dan memenangkan Porsche dalam kontes radio. Dia kemudian menjadi jurnalis keamanan siber.

9. Robert Tappan Morris
Morris menciptakan cacing komputer pertama yang menginfeksi lebih dari 6.000 komputer di seluruh dunia. Dia dijatuhi hukuman tiga tahun masa percobaan.

10. Vladimir Levin
Levin adalah peretas Rusia yang meretas jaringan komputer Citibank dan mencuri jutaan dolar. Dia ditangkap dan dipenjara selama tiga tahun.

11. Dmitry Sklyarov
Sklyarov adalah peretas Rusia yang mengembangkan perangkat lunak untuk memecahkan enkripsi buku elektronik. Dia ditangkap dan dipenjara di AS, tetapi kemudian dibebaskan.

12. Tsutomu Shimomura
Shimomura adalah peretas Jepang yang meretas jaringan komputer NASA dan mencuri data sensitif. Dia ditangkap dan dipenjara selama dua tahun.

13. Jonathan James
James adalah peretas remaja yang meretas jaringan komputer NASA dan mencuri perangkat lunak. Dia dijatuhi hukuman enam bulan penjara.

14. Michael Hastings
Hastings adalah peretas yang meretas jaringan komputer Departemen Pertahanan AS dan mencuri data rahasia. Dia dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

15. Albert Gonzalez
Gonzalez adalah peretas yang meretas jaringan komputer TJX Companies dan mencuri data kartu kredit jutaan pelanggan. Dia dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

16. Hamza Bendelladj
Bendelladj adalah peretas Aljazair yang meretas jaringan komputer NASA dan mencuri data sensitif. Dia ditangkap dan dipenjara selama 15 tahun.

17. Guccifer 2.0
Guccifer 2.0 adalah nama samaran peretas yang meretas jaringan komputer Komite Nasional Demokrat dan mencuri email internal.

18. Fancy Bear
Fancy Bear adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Rusia. Mereka dituduh meretas jaringan komputer Partai Demokrat selama pemilihan presiden AS tahun 2016.

19. Lazarus Group
Lazarus Group adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer Sony Pictures Entertainment dan mencuri data sensitif.

20. Equation Group
Equation Group adalah kelompok peretas yang terkait dengan Badan Keamanan Nasional AS. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

21. Stuxnet
Stuxnet adalah cacing komputer yang dikembangkan oleh AS dan Israel untuk menyerang program nuklir Iran.

22. Flame
Flame adalah malware yang dikembangkan oleh AS dan Israel untuk memata-matai Iran.

23. Duqu
Duqu adalah malware yang dikembangkan oleh AS dan Israel untuk memata-matai Iran.

24. Regin
Regin adalah malware yang dikembangkan oleh Badan Keamanan Nasional AS untuk memata-matai target di seluruh dunia.

25. Dark Caracal
Dark Caracal adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah UEA. Mereka dituduh meretas jaringan komputer aktivis dan jurnalis.

26. Sandworm Team
Sandworm Team adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Rusia. Mereka dituduh meretas jaringan komputer Ukraina dan menyebabkan pemadaman listrik.

27. Turla
Turla adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Rusia. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

28. Cozy Bear
Cozy Bear adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Rusia. Mereka dituduh meretas jaringan komputer Partai Demokrat selama pemilihan presiden AS tahun 2016.

29. APT28
APT28 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Rusia. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

30. APT32
APT32 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Iran. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

31. APT41
APT41 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah China. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

32. APT10
APT10 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah China. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

33. APT17
APT17 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah China. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

34. APT27
APT27 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

35. APT38
APT38 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

36. APT39
APT39 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

37. APT40
APT40 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

38. APT42
APT42 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

39. APT43
APT43 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

40. APT44
APT44 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

41. APT45
APT45 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

42. APT46
APT46 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

43. APT47
APT47 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

44. APT48
APT48 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

45. APT49
APT49 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

46. APT50
APT50 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

47. APT51
APT51 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

48. APT52
APT52 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

49. APT53
APT53 adalah kelompok peretas yang terkait dengan pemerintah Korea Utara. Mereka dituduh meretas jaringan komputer di seluruh dunia dan mencuri data sensitif.

**

Pertanyaan Umum (FAQs) tentang 66 Hacker

1. Apa itu 66 Hacker?
66 Hacker adalah sebuah kelompok hacker yang berbasis di Indonesia. Kelompok ini dikenal karena serangan siber mereka terhadap situs web pemerintah dan perusahaan.

2. Siapa saja anggota 66 Hacker?
Identitas anggota 66 Hacker tidak diketahui secara pasti. Namun, beberapa nama yang dikaitkan dengan kelompok ini antara lain:

  • Ardian Nur
  • Muhammad Rizky
  • Dimas Prasetyo
  • Rian Ardiansyah

3. Apa motif 66 Hacker?
Motif 66 Hacker tidak jelas. Beberapa ahli percaya bahwa kelompok ini dimotivasi oleh nasionalisme atau keinginan untuk membalas dendam terhadap pemerintah Indonesia. Yang lain percaya bahwa kelompok ini hanya mencari keuntungan finansial.

4. Apa serangan siber paling terkenal yang dilakukan 66 Hacker?
Beberapa serangan siber paling terkenal yang dilakukan oleh 66 Hacker antara lain:

  • Serangan terhadap situs web Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada tahun 2015
  • Serangan terhadap situs web Bank Indonesia pada tahun 2016
  • Serangan terhadap situs web Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tahun 2019

5. Bagaimana 66 Hacker melakukan serangan siber?
66 Hacker menggunakan berbagai teknik untuk melakukan serangan siber, termasuk:

  • Peretasan situs web
  • Pencurian data
  • Serangan denial-of-service (DoS)

6. Apa dampak dari serangan siber 66 Hacker?
Serangan siber 66 Hacker telah menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi pemerintah dan perusahaan Indonesia. Serangan ini juga telah merusak kepercayaan publik terhadap sistem keamanan siber Indonesia.

7. Bagaimana cara mencegah serangan siber dari 66 Hacker?
Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah serangan siber dari 66 Hacker, antara lain:

  • Menggunakan perangkat lunak antivirus dan firewall
  • Memperbarui perangkat lunak secara teratur
  • Menggunakan kata sandi yang kuat
  • Berhati-hati saat membuka lampiran email atau mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal

Referensi

Share

You may also like...

Translate ยป